Peningkatan Pesawat: Sentinel R Mk 1

Ikhtisar

Untuk mempertahankan pesawat Sentinel R Mk1 dalam armadanya, Kementerian Pertahanan (Inggris) bersama dengan Raytheon Group (Inggris) telah menandatangani kontrak untuk IRP (Improved Radar Program). IRP adalah upgrade yang membantu menggabungkan receiver dan prosesor sambil menghemat ukuran, berat, dan daya.

Pada tahun 2016, Raytheon juga telah menandatangani kontrak Layanan Dukungan Terpadu (ISS) terpisah dengan nilai bersih USD 170 juta di mana perusahaan akan menyediakan teknik, pemeliharaan, dan pelatihan untuk armada Sentinel termasuk C-checks yang dilakukan pada airframe setiap 10 tahun. Raytheon Airborne Solutions akan menyediakan semua layanan ke Armada Sentinel di hangar mereka di lapangan terbang Broughton di North Wales

Tentang Pesawat Terbang: Sentinel R Mk 1

Sentinel R Mk 1 didasarkan pada Global Business Jet dan diproduksi oleh Bombardier dan dimodifikasi oleh Raytheon UK. Pesawat Sentinel R1 dimaksudkan untuk operasi perang-tempur konvensional serta untuk melacak formasi lapis baja dan untuk melaksanakan tugas pengintaian strategis. Dengan memanfaatkan radar yang kuat dari pesawat, kru misi dapat mengidentifikasi serta melacak banyak target pada jarak yang lebih jauh, menyampaikan informasi dalam waktu dekat ke pasukan yang bersahabat. Awak misi didukung oleh tim spesialis intelijen yang melakukan analisis forensik mendalam tentang data yang dikumpulkan oleh pesawat dan selanjutnya menghasilkan intelijen yang diteruskan kepada komandan dan pengambil keputusan dan dengan demikian memungkinkan mereka untuk merencanakan operasi masa depan. Pesawat Sentinel R MK 1, yang mulai beroperasi pada bulan Desember 2008, adalah sistem pengawasan udara-jarak jauh yang paling canggih dari jenisnya di seluruh dunia. Selain itu, pesawat telah dikerahkan secara operasional di Afghanistan sejak tahun 2009 dan telah memberikan intelijen penting selama operasi NATO di Libya pada tahun 2011, dan operasi Prancis di Mali, pada tahun 2013.

Sentinel R Mk1: Operasi dan Fitur

Pesawat, Sentinel R Mk 1 adalah aset penting C4ISR untuk militer Inggris dan sedang dioperasikan oleh Skuadron Kerjasama Tentara No5 Angkatan Udara Kerajaan. Sentinel R Mk 1 dilengkapi dengan sistem Airborne Stand-off Radar (ASTOR) dan komponen tanah dengan radar aktif "Active Mode-Scan Array" (AESA) "radar" mode ganda yang membantu dalam menggabungkan yang terbaik dalam Indikator Target Gerakan Tanah ( GMTI) serta citra Synthetic Aperture Radar (SAR) untuk memberikan kesadaran situasional yang tak tertandingi. Gambar yang diambil oleh pesawat dikirim ke stasiun bumi di semua tingkat komando dan kontrol melalui jaringan aman. Pesawat ini dapat tetap berada di wilayah yang aman sambil memberikan sudut pandang "target" yang luar biasa dari area target karena kemampuan operasionalnya yang tinggi.

Sentinel: "Operasi Shader"

Sejak Maret 2015, lebih banyak Sentinel telah dikerahkan ke RAF Akrotiri, Siprus, untuk "Operasi Shader", kontribusi Inggris kepada koalisi pimpinan negara-negara AS yang bertujuan untuk mengusir apa yang disebut Negara Islam dari Irak dan Suriah. Pesawat itu telah terbang delapan hingga 10 jam misi, dengan tiga operator radar onboard menggunakan komunikasi satelit (Satcom) untuk menyampaikan intelijen yang mendesak pada situasi darat di Inggris dan komandan koalisi. Selanjutnya, Raytheon memasarkan versi yang berbeda dari pesawat Sentinel ke negara lain. Pesawat bernama Multi Mission Aircraft (MMA) memiliki sensor tambahan dan opsi komunikasi. Ini termasuk kamera elektro-optik jarak jauh, menara video pengintai taktis EO / IR dan peningkatan Satcom.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *